Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

3 Hikmah dari Sejarah Bom Atom: Bagaimana Jepang bisa Bangkit dan Maju?


Kita belajar sedikit dari kemenangan, banyak dari kekalahan." - Pepatah Jepang

Ledakan akibat bom atom

Hikmah dari Sejarah Bom Atom

Salin PemikiranSejarah bom atom yang dijatuhkan di kota Hiroshima dan Nagasaki pada tanggal 6 dan 9 Agustus 1945 menjadi hari bersejarah bagi Jepang dan dunia. Amerika Serikat menjatuhkan bom atom sebagai bentuk serangan balasan untuk Jepang. Pengeboman yang menewaskan setidaknya 140.000 korban jiwa ini merupakan penggunaan senjata Bom atom pertama dalam sejarah perang.

Sekitar separuh dari korban di setiap kota meninggal dihari pertama. Dan pada bulan-bulan berikutnya, banyak orang meninggal karena luka bakar, penyakit radiasi, dan kekurangan pangan. Penduduk yang selamat dari serangan bom atom diketahui berlindung di bawah tanah pada kedalaman sekitar 170 meter dengan situasi yang pastinya sangat menyedihkan dengan persediaan makanan dan fasilitas yang begitu minim.

Pada tanggal 15 Agustus, enam hari setelah serangan Bom atom di Nagasaki, Jepang mengumumkan menyerah kepada Sekutu. Jepang menandatangani deklarasi menyerah yang secara otomatis mengakhiri Perang Dunia II. Hal itu juga yang mendasari kemerdekaan Republik Indonesia

Banyak negara yang percaya bahwa tidak akan ada kehidupan yang berkembang di Jepang dalam kurun waktu 70 tahun setelah peristiwa mengerikan tersebut. Namun, nyatanya meskipun negara ini telah hancur porak poranda, Jepang mampu bangkit dan menjadi negara maju di dunia. Lantas apa hikmah kehidupan yang dapat kita petik dari peristiwa sejarah bom atom Jepang? Kenapa jepang bisa bangkit dan maju? Mari kita bahas dan gali secara mendalam.

 

Pantang Menyerah dan Bangkit dari Keterpurukan

Pantang menyerah dan mau bangkit dari keterpurukan adalah syarat utama untuk kemajuan. Karena ia yang tak gentar akan cobaan, tak loyo akan derita, dan terus berusaha untuk maju adalah ia yang suatu saat akan berada dipuncak.

Meski telah hancur porak poranda dan miskin akan sumber daya alam, Jepang tidak pernah menyerah dengan kondisinya. Jepang adalah negara yang bangkit dari kehancurnya dengan bekerja super keras, yang menjadikan Jepang negara dengan budaya kerja keras tertinggi. Bahkan, Jepang sekarang menjadi negara dengan jam kerja tertinggi mengalahkan Amerika dengan rata-rata jam kerja Jepang 2450 jam/tahun sedangkan Amerika hanya 1957 jam/tahun. Dapat dikatakan bahwa satu pekerja Jepang dapat melakukan pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh 5-6 orang pekerja. Pulang lebih awal adalah aib di Jepang. Dengan kerja keras dan pantang menyerah inilah kebangkitan dan kemakmuran Jepang dapat tercapai kembali.

Apakah kamu termasuk sosok pantang menyerah?

 

Bagaimana Cara agar Kita Tidak Mudah Menyerah?

Ada beberapa cara agar kita tidak menjadi sosok yang mudah menyerah. Pertama, tetapkan tujuan yang relistis. Kedua, buatlah rencana untuk mencapai tujuan anda. Ketiga, jangan segan untuk meminta  bantuan dari mereka yang sudah ahli. Keempat, bersabarlah karena setiap usaha pasti ada cobaan. Kelima, jangan lupa rayakan tiap keberhasilan kecil. Keenam, hindari pikiran negatif. Ketujuh, carilah motivasi. Kedelapan, boleh istirahat tapi tidak berhenti.

Pantang menyerah memiliki banyak manfaat positif seperti, belajar dari setiap kesalahan, meningkatkan kemampuan disetiap cobaan, dan berpeluang sukses dipercobaan berikutnya (kita tidak pernah tau dipercobaan keberapa kita akan berhasil jika kita menyerah, siapa tau tinggal satu Langkah lagi).

Ketika kita menghadapi kesulitan dan tidak menyerah, itulah kekuatan kita."

Hidup Hemat

Hemat adalah salah satu habbit positif yang harus dimiliki setiap insan. Orang yang mampu mengendalikan nafsunya untuk menghemat uangnya suatu hari nanti tidak akan kesulitan akan finansialnya.

Jepang sangat menjunjung tinggi budaya hidup hemat. Hidup dalam keterpurukan pasca peristiwa bom atom memaksa masyarakat Jepang untuk bekerja super keras dan berhemat. Hal ini melahirkan tradisi hidup hemat yang berkembang menjadi budaya turun-temurun untuk setiap generasinya. Faktanya, banyak keluarga di Jepang mengajari anak-anak mereka untuk mandi dengan cepat demi menghemat pemakaian air. Banyak juga keluarga Jepang yang tidak memiliki kendaraan pribadi bukan karena mereka tidak mampu membelinya, melainkan menggunakan bus, kereta api, atau sepeda untuk berpergian jauh lebih hemat. Bahkan, pemerintah Jepang pernah memberikan bantuan senilai 100.000 yen atau sekitar Rp12,5 juta kepada setiap anggota keluarga untuk program stimulus konsumsi publik. Namun yang terjadi kebanyakan uang yang diberikan malah ditabung dari pada dibelanjakan.

Apakah kamu sudah termasuk sosok penghemat?

 

Bagaimana Cara agar Tidak Boros?

Berikut adalah beberapa cara agar anda tidak boros dalam pengeluaran. Pertama, buatlah anggaran keuangan. Kedua, berpikirlah sebelum membeli (apakah itu kebutuhan atau keinginan). Ketiga, bandingkan harga (cari tempat yang menjual lebih murah). Keempat, gunakan uang anda untuk berinvestasi.

Ada banyak hal bermanfaat dari hidup hemat, seperti memiliki dana darurat, hidup merasa lebih tenang, dan bisa mencapai tujuan finansial anda kedepannya.

Hemat adalah cara untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik." – Confucius

Guru Adalah Tiang Kemajuan Bangsa

Guru adalah patokan dari maju atau tidaknya suatu bangsa. Bagaimana mungkin suatu bangsa bisa maju bilamana guru kurang dihargai dan belum hidup dengan sejahtera. Salah satu kebangkitan jepang dimulai dari sosok guru.

"Berapa jumlah guru yang tersisa?" ini adalah reaksi pertama Kaisar Hirohito setelah mendengar berita hancurnya kota Hiroshima dan Nagasaki, alih-alih bertanya jumlah pasukan atau senjata yang tersisa. Kaisar Hirohito menyatakan bahwa Jepang telah jatuh, kejatuhan ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan mereka. Jepang boleh dikatakan kuat dalam strategi militer dan pasukan, tetapi tidak tahu apa-apa tentang bom yang dijatuhkan oleh Amerika. Kaisar Hirohito kemudian mengatakan bahwa Jepang tidak akan dapat mengejar ketertinggalan dari Amerika tanpa belajar. Kehadiran guru sangat penting bagi seluruh lapisan masyarakat Jepang. Karena gurulah, secara bertahap Jepang mampu pulih dari keterpurukan, dimulai dari Belajar.

Apakah kamu sudah termasuk sosok pembelajar?

 

Bagaimana Cara Menjadi Sosok Pembelajar?

Ada beberapa cara agar kita menjadi sosok pembelajar. Pertama, tumbuhkan rasa ingin tahu yang tinggi. Kedua, bersikap terbuka untuk mencoba hal baru. Ketiga, kritislah terhadap informasi yang anda terima (jangan teima mentah-mentah). Keempat, jangan pelit berbagi pengetahuan.

Menjadi sosok pembelajar akan berdampak positif akan kehidupan kita, seperti meningkatkan keterampilan dan kemampuan, meningkatkan skill problem solving (pandai memecahkan masalah), meningktakan kepercayaan diri, dan meningkatkan kualitas hidup.

Jika kamu bisa membaca ini, berterimakasihlah pada guru


Kata Bijak Inspiratif dari Pepatah Jepang

Hari ketika kamu memutuskan untuk melakukannya, adalah hari keberuntunganmu." 

Visi tanpa tindakan adalah mimpi. Aksi tanpa visi adalah mimpi buruk." 

Jika kamu mencoba, kamu mungkin berhasil. Jika kamu tidak mencoba, kamu tidak akan berhasil

Jatuh tujuh kali, bangun delapan kali." 

 

Itulah tiga hikmah kehidupan dari sejarah bom atom dan kenapa jepang bisa bangkit dan maju, menjunjung tinggi guru dan mau belajar, bekerja super keras, dan hidup hemat. Marilah kita terapkan apa yang telah kita pelajari pada hari ini, agar kita semua bisa mencapai mimpi dan kesuksesan yang kita dambakan. Aamiin.

Jika artikel ini bermanfaat, sebarkan artikel ini kepada keluarga, teman, dan orang terspesial anda. Karna sebaik-baik kebaikan adalah ia yang menyebar manfaat. Terimakasih.

 

Refrensi        :

https://www.shopback.co.id/katashopback/fakta-menarik-dibalik-keganasan-bom-nagasaki-dan-hiroshima

https://mediaindonesia.com/internasional/512357/sejarah-kelam-bom-atom-hiroshima-dan-nagasaki-pada-agustus

https://international.sindonews.com/read/547074/40/alasan-kaisar-jepang-menyelamatkan-guru-setelah-perang-dunia-2-1632226170

https://www.ubb.ac.id/index.php?page=artikel_ubb&&id=105

 

Tag : kisah inspiratif, pelajaran kesuksesan, pelajaran kehidupan, motivasi, bom atom, hiroshima dan nagasaki, sejarah bom atom, peristiwa bom atom,